Mustajabnya doa orang yang pergi haji

doa orang pergi haji

pergi haji meruapakan salah satu perjalanan ibadah yang mungkin bagi sebagian kaum muslimin dirasa cukup berat dan melelahkan apalagi umat islam yang tinggal jauh dari kota mekah dan madinah seperti contohnya umat muslim yang tinggal di Indonesia.

orang Indonesia yang ingin pergi haji harus mengantari bertahun-tahun dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk berangkat ke tanah suci. belum lagi jarak tempuh yang cukup jauh dan waktu perjalanan ibadah yang panjang

sehingga pantaslah jika rasullah bersabda bahwa

السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ

safar adalah bagian dari ‘adzab (siksaan)”. (HR. Bukhari no. 1804 dan Muslim no. 1927)

Apalagi jika perjalanan tersebut mesti transit di beberapa kota. Yang sebelumnya mungkin ditempuh dalam waktu 9 jam, karena mesti transit di kota lain, akhirnya perjalanan tersebut memakan waktu hampir 24 jam. Apalagi keadaan di kendaraan atau pesawat yang kurang menyenangkan karena kita tidak bisa tidur sebagaimana layaknya. Badan tidak bisa direbahkan ke kasur yang empuk. Sungguh amat menyulitkan.

tentunya Allah tidak akan menyia-nyakan usaha hambanya yang telah berusaha untuk memenuhi panggilannya.

orang yang pergi haji merupakan tamu undangan Allah dan Allah pasti akan memuliakan tamunya dengan sangat baik. apapun permintaan tamunya Allah pasti akan mengabulkanya

Sebagaimana di dalam hadits yang shahih:

الْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ

“Orang yang berperang di jalan Alloh dan yang melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah utusan Alloh yang diundang oleh-Nya dan mereka pun menjawab (memenuhi undangan) Nya, mereka meminta kepada-Nya maka Dia pun memberi yang mereka minta”. (HR. Ibnu Majah dan baca juga pada Silsilah Shahihah: 1920)

gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. perbanyak doa dan jangan lupa mintalah surga

karena Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

( الحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة(

“Haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali surga”.

wa Allahu ‘alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *